| Koleksi Photo Kebesaran Alloh SWT
(update) |
| dari berbagai sumber |
|
"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda
(kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri,
hingga
jelas bagi mereka bahwa Al-Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup
bahwa
sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?" [QS. Al- Fushshilat]
Tidak semua peristiwa alam dapat dijelaskan dengan
akal. Dalam
koleksi ini disajikan keajaiban alam. Koleksi ini dikumpulkan sedikit
demi sedikit
dari internet. Jika anda merasa dapat memberikan tambahan keterangan
pada koleksi
di bawah ini, silahkan beri komentar anda !. Mohon bersabar
apabila agak
lambat, karena fotonya ditampilkan semuanya.. :)
Gambar lainnya bisa dilihat di http://www.islamcan.com/miracles/index.shtml
LEBAH YANG MENULIS "ALLAHU" (Those who are familiar with Arabic will easily be able to identify what this beehive spells - "Allahu") Akan terlihat dengan jelas lafal "Allah" pada batu permata tersebut bila disinari dengan cahaya Mawar Merah di Angkasa "Selain itu (sungguh ngeri) ketika langit pecah belah lalu menjadilah ia mawar merah, berkilat seperti minyak" (Ar-Rahman: 37) Kejadian tersebut membuktikan kebenaran Al-Quran yang diturunkan 14 abad yang lalu pada surah Ar-Rahman di atas POHON YANG SEDANG RUKU
This is a recently discovered phenomenon in a
forest near
Sidney. As you can see, the bottom half of the tree trunk is bowed in
such a
way that it resembles a person in a posture of Islamic prayer - the
'ruku'.
Looking closer you can see the 'hands' resting on the knees. the most
amazing
thing is that the 'man' is directly facing the Kaaba, Mecca which is
the direction
Muslims all over the world face when in prayer.
Sesungguhnya ALLAH Maha berkuasa dan dapat menjadikan apa saja yang pernah ataupun tidak pernah terfikir oleh manusia.Ini merupakan keajaiban alam ciptaan ALLAH. THE FISH TESTIFIES THE PROPHET (S.A.W) The story of the fish began when Mr. Goerge Wehbi, a Christian Lebanese, was practicing his fishing hobby, in Dakar Senegal (the Capital of West Africa). He caught many fish. When the went home his wife saw among them a strange fish about 50cm length, with some arabic writing on it. He took it to Sheikh al-Zein, who read clearly what was writen in a natural way. That could not be done by a human being, but rather a Godly Creation which the fish was born with. He read "God's Servant" on its belly and "Muhammad" near its head, and "His Messenger" on its tail LAA ILAA HA ILLALLAH WRITEN IN BRANCHES One brother on Germany wrote and sent this photo. "The branches clearly say in Arabic that- There is no god but Allah. This is said to be a scene on a piece of cultivated farmland in Germany. Many Germans have been said to have embraced Islam upon seeing this miraculous sight and that the German government put steel fences around the part of the farm to prevent people from visiting and witnessing this miraculous site"
Lapadz "Alloh" yang terbentuk di telingan
seorang
bayi
Awan yang membentuk Lapadz "Alloh", kejadian
ini diabadikan
oleh seseorang di Mekkah
MEKKAH BERKILAU --Ini adalah hasil
pencitraan
dari IKONOS Satelite milik Space Imaging Inc, AS. Masjidil Haram yang
'diintai'
oleh AS pada 31 Oktober 1999 itu menampilkan fenomena menakjubkan.
Terlihat
di gambar hanya bagian Masjidil Haram saja yang berkilau sementara
bangunan
di sekitarnya tampak lebih gelap. Subhanallah. (NASA
Astronomy Picture
of The Day) (sumber : http://www.spaceimaging.com/gallery/ioweek/archive/01-12-09/index.htm)
MOSQUE STILL STANDS AFTER EARTQUAKE IN TURKEY A mosque still stands amidst the rubble of collapsed buildings in this aerial view of a neigborhood in the western Turkish town of Golcuk, 60 miles east of Istanbul, August 19, 1999. The death toll from western Turkey's worst recorded eartquake surpassed 6,000, as hope waned of finding any of the thousands still missing under the mountains of rubble. Menurut pemiliknya kalau dilihat dari dekat Gambar di atas menunjukkan kalimah "Lailahaillah" terbentuk pada seekor ikan sumber asli bisa dilihat di sini |
لِسَانُ الْحَالِ أَفْصَحُ مِنْ لِسَانِ الْمَقَالِ
محمد نور توفيق
إِنَّ الْحَمْدَ لِلّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُYAA MUQOLLIBAL QULUUB TSABBIT QOLBII 'ALAA DIINIKA "WAHAI YANG MEMBOLAK-BALIKKAN HATI, TEGUHKAN HATIKU PADA AGAMA-MU" Segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya, kita meminta pertolongan kepada-Nya, kita meminta ampunan kepada-Nya dan bertaubat kepada-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari kejelekan diri kita dan dari keburukan amal-amal kita. Barang siapa yang diberi petunjuk Allah maka tidak ada yang dapat menyesatkannya. Dan barang siapa yang disesatkan maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada beliau, keluarganya, para sahabatnya, dan seluruh pengikut mereka yang setia hingga akhir masa. Amma ba’du. http://shohibulummah.blogspot.com/ facebook : muhammadnurtaufiq@rocketmail.
Jumat, 05 November 2010
Koleksi Photo Kebesaran Alloh SWT
Tanda Tanda Kiamat Yang Menakjubkan
| Tanda Tanda Kiamat Yang Menakjubkan |
| Postingan Mas Hilal Ahmad |
| Assalamu'alaikum
wr. wb
Berikut tanda tanda kecil kiamat yang menakjubkan
(bukan tanda
besar), cuman tak tulis tanda yang unik (tanda tanda yang lain yang
udah sering
kita dengar semisal legalisasi Zina, perempuan seperti laki lai dll )
tidak
saya tuliskan
|
KUNCI-KUNCI RIZKI
| KUNCI-KUNCI RIZKI |
Di antara hal yang menyibukkan hati manusia adalah
mencari rizki. Tidak sedikit
dari kalangan manusia ini yang mencari rizki dengan cara yang
diharamkan Allah. Baik dari golongan tingkat atas maupun tingkat paling
bawah, baik oleh pejabatnya
maupun oleh buruh sekalipun.Mereka tidak lagi peduli terhadap larangan
Allah dan Rasul-Nya r, Mereka tidak lagi bisa membedakan mana yang
halal dan mana
yang haram karena akal sehatnya sudah tak dapat lagi berfungsi
lantaran rakusnya
terhadap dunia dan lupa terhadap Allah Ar Razzaaq.
Kita dapat menyaksikan dengan mata kepala kita
sendiri, banyak dari kaum muslimin
mendatangi tempat-tempat yang haram dikunjungi seperti dukun-dukun,
paranormal,
orang pintar atau apa saja sebutan mereka yang mengaku mengetahui
perkara yang
ghaib. Mereka meminta melalui perantaraan orang orang yang dianggap
bisa mengeluarkan
mereka dari musibah dan mereka juga memohon pertolongan untuk
mengetahui urusan
yang ghaib. Dan ketahuilah, bahwa rizki adalah salah satu dari perkara
yang
ghaib itu.
Adalah suatu kewajiban bagi kita untuk bertawakkal
kepada Allah yang telah
menciptakan dan menanggung rizki semua makhluk-Nya. Dan sudah
keharusan bagi
kita untuk mengembalikan semua perkara yang ghaib itu kepada Allah
saja.
Allah dan Rasul-Nya r telah memerintahkan kita untuk
mencari rizki yang halal
dan baik, yang tentunya dengan cara berusaha yang halal dan baik pula.
Namun
disamping itu Allah dan Rasul-Nya r memberi jalan kepada kita dengan
dibukanya
kunci-kunci rizki yang tentu saja tanpa meninggalkan kasab (usaha).
Kita akan bertanya dimanakah letak kunci-kunci rizki
tersebut? Inilah 10 kunci-kunci
rizki yang dikhabarkan kepada kita oleh Allah dan Rasul-Nya r :
1. Istighfar dan Taubat
Nabi Nuh u berkata kepada kaumnya : "Maka aku katakan
kepada mereka, mohon
ampunlah kepada Rabb-mu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun, niscaya Dia
akan menurunkan
hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu
dan mengadakan
untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula didalamnya) sungai-sungai".
(QS
Nuh : 10-12)
2. Taqwa
Fiman Allah : "Barang siapa yang bertaqwa kepada
Allah, niscaya Dia
akan mengadakan jalan keluar baginya dan memberinya rizki dari arah
yang tiada
disangka-sangkanya". (QS. Ath-Thalaq : 2-3)
3. Bertawakkal (berserah diri) kepada Allah
Rasulullah r bersabda : "Sungguh, seandainya kalian
bertawakkal kepada
Allah dengan sebenar-benar tawakkal, niscaya kalian akan diberi rizki
sebagaimana
rizki burung-burung. Mereka berangkat pagi dengan perut lapar, dan
pulang sore
hari dalam keadaan kenyang". (HSR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnul
Mubarak,
Ibnu Hibban, Al Hakim, Al Qudha’i dan Al Baghawi dari ‘Umar bin
Khaththab
t)
4. Beribadah sepenuhnya kepada Allah semata
Rasulullah r bersabda : "Sesungguhnya Allah berfirman
: "Wahai
anak Adam, beribadahlah sepenuhnya kepada-Ku, niscaya Aku penuhi
dadamu dengan
kekayaan dan Aku penuhi kebutuhanmu. (Dan) jika kalian tidak
melakukannya, niscaya
Aku penuhi tanganmu dengan kesibukan dan tidak Aku penuhi
kebutuhanmu".
(HSR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al Hakim dari Abu Hurairah t)
5. Menjalankan Haji dan Umrah
Rasulullah r bersabda : "Kerjakanlah haji dengan
umrah atau sebaliknya.
Karena sesungguhnya keduanya dapat menghilangkan kemiskinan dan dosa
sebagaimana
api dapat menghilangkan kotoran (karat) besi." (HSR Nasa’i. Hadits
ini shahih menurut Imam Al Albani. Lihat Shahih Sunan Nasa’i.)
6. Silaturrahim (menyambung tali kekerabatan yang
masih ada hubungan nasab)
Rasulullah r bersabda : "Barangsiapa yang ingin
dilapangkan rizkinya dan
dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung tali silaturrahim" (HSR.
Bukhari)
7. Berinfak dijalan Allah
Allah berfirman : "Dan barang apa saja yang kamu
nafkahkan, maka Allah
akan menggantinya. Dialah sebaik-baiknya Pemberi rizki". (QS. Saba :
39)
8. Memberi nafkah kepada orang yang menuntut ilmu
Anas bin Malik t berkata : "Dulu ada dua orang
bersaudara pada masa Rasulullah
r. Salah seorang mendatangi (menuntut ilmu) pada Rasulullah r,
sedangkan yang
lainnya bekerja. Lalu saudaranya yang bekerja itu mengadu kepada
Rasulullah
r (lantaran ia memberi nafkah kepada saudaranya itu), maka Beliau r
bersabda
: "Mudah-Mudahan engkau diberi rizki dengan sebab dia". (HSR.Tirmidzi
dan Al Hakim, Lihat Shahih Sunan Tirmidzi)
9. Berbuat baik kepada orang-orang lemah
Mush’ab bin Sa’d t berkata, bahwasanya Sa’d merasa
dirinya memiliki
kelebihan daripada orang lain. Maka Rasulullah r bersabda : "Bukankah
kalian
ditolong dan diberi rizki lantaran orang-orang lemah diantara
kalian?".
(HSR. Bukhari)
10. Hijrah dijalan Allah
Allah berfirman : "Barangsiapa berhijrah dijalan
Allah, niscaya mereka
akan mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rizki yang
banyak".
(QS. An Nisa : 100)
Demikianlah beberapa kunci-kunci rizki dalam Islam
yang memang sudah selayaknya
seorang muslim untuk yakin terhadap apa yang difirmankan Allah dan apa
yang
disabdakan Rasul-Nya r supaya kita tidak terjerumus kedalam I’tiqad
(keyakinan),
perkataan dan perbuatan yang bathil.
Semoga shalawat dan salam dilimpahkan kepada Nabi
kita Muhammad, kepada segenap
keluarga, shahabat dan orang-orang yang mengikutinya dengan baik
sampai akhir
zaman nanti. Wallahu A’lam.
* * *
(Abu Ghailan, disarikan dari kutaib "Mafaatihur Rizq
fii Dhau’il
Kitab was Sunnah"
karya Dr. Fadhi Ilahi. (Judul edisi Indonesia "Kunci-kunci Rizki menurut Al Qur-an dan Sunnah") |
Musibah
Tsunami Disana, Banjir Disini, Gunung Meletus Disitu
Tiga bencana alam sedang mengepung negeri ini dalam waktu bersamaan. Gempa dan tsunami setinggi 7 meter menghantam Mentawai, Sumbar. Banjir melumpuhkan Jakarta (banjir di Jakarta termasuk bencana alamkah?), lalu letusan Gunung Merapi di Sleman.
(Foto akibat tsunami di Aceh)
(Foto letusan gunung Merapi)
(Hewan ternak mati akibat awan panas dari Gunung Merapi, semua foto dari Kompas.com)
Ini peringatan Tuhan buat kita. Ya Allah, ampunilah kami yang banyak melakukan perbuatan dosa dan kesalahan. Semoga kami tetap kuat dan tawakal menerima setiap ujian dan cobaan.
Matematika Sedekah
Ustad Yusuf Mansur dan Matematika Sedekah
Setelah pamor Aa Gym redup, ada beberapa ustad muda yang tengah naik daun. Mereka diantaranya adalah Ustad Jefry, Ustad Arifin Ilham, dan Ustad Yusuf Mansur (Ustad = guru). Kalau ustad Jefry dikenal sebagai “ustad gaul” karena dia populer di kalangan anak-anak muda. Kalau Ustad Arifin Ilham populer dengan majelis dzikirnya yang menghadirkan ribuan ummat dengan dress code putih-putih. Oh ya, saya ada sedikit kritikan buat Arifin Ilham, menurut saya dzikir itu tidak perlu dilakukan secara massal dan terbuka seperti itu, apalagi disiarkan secara langsung oleh televisi yang menampilkan Ustad Arifin Ilham menangis tersedu-sedu diikuti oleh para jamaahnya. Kurang sreg gitu, menurut saya eksploitasi seperti itu dapat mengurangi kekhusukan dzikir sebagai ibadah personal antara makhluk dengan Khaliknya.
Namun terhadap ustad Yusuf Mansur saya memberi respon positif. Saya mengikuti ceramah, diskusi, maupun obrolan dari ustad ini di televisi. Kata-katanya sederhana namun bernas dan mengena di hati. Ustad Yusuf Mansur mengusung tema “shadaqoh” atau sedekah dalam setiap dakwahnya. Dia mengajak ummat Islam untuk rajin bersedekah. Sebagian besar ummat Islam memahami sedekah adalah sebuah pemberian secara ikhlas untuk membantu orang dhuafa, misalnya memberi sedekah kepada pengemis, anak yatim, orang miskin, dan kaum papa lainnya. Setelah memberi sedekah umumnya kita melupakan pemberian tadi dan menganggap sedekah sebagai hal yang biasa saja.
Tapi, di “tangan” ustad Yusuf Mansur, makna sedekah (giving) lebih dari sekedar memberi. Dia menulis di dalam bukunya, The Power of Giving, tentang manfaat bersedekah. Sedekah tidak hanya untuk mensucikan harta, tetapi juga dapat menghapus dosa, memperoleh ampunan Allah, mendapatkan ridha dan kasih sayang dari Allah, memperoleh bantuan dari Allah, dan memakbulkan doa-doa. Dia menjelaskan konsep yang bernama “matematika sedekah”. Konsep matematika sedekah tidak sama dengan matematika yang kita kenal. Dasarnya ada pada Al-Qur’an Surat Al-An’am ayat 160 dimana Allah menjanjikan balasan 10 kali lipat bagi mereka yang mau berbuat baik (bersedekah adalah salah satu perbuatan baik):
Barangsiapa membawa amal yang baik maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan yang jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan). QS. Al-An’am (6) : 160
Begini konsep matematika sedekah itu:
Menurut pelajaran matematika yang kita kenal di sekolah dasar,
10 – 1 = 9,
tetapi, di dalam matematika sedekah,
10 – 1 = 19,
sebab setiap kali kita bersedekah dengan memberikan satu unit rizki (harta) kita, Allah akan menggantinya (membalasanya) 10 kali lipat.
Jika matematika sedekah itu dilanjutkan, maka kita memperoleh hasil perhitungan sebagai berikut:
10 – 2 = 28
10 – 3 = 37
10 – 4 = 46
10 – 5 = 55
10 – 6 = 64
10 – 7 = 73
10 – 8 = 82
10 – 9 = 91
10 – 10 = 100
Jadi, setelah 10 unit harta kita habis disedekahkan, maka kita memperoleh balasan dari Allah SWT 10 kali lipat dari semula, yaitu 100 unit. Matematika sedekah ini juga menjelaskan bahwa seseorang tidak akan jatuh miskin karena sering bersedekah, sebaliknya rizkinya makin bertambah. Subhanallah. Karena itu tidaklah perlu seseorang mempunyai sifat pelit atau kikir kepada orang lain.
Apakah balasan dari Allah SWT yang 10 kali lipat itu? Apakah berupa rezki yang jumlahnya 10 kali lipat dari harta yang kita sedekahkan? Wallahu alam, bisa begitu atau dalam bentuk yang lain, hanya Allah yang tahu. Balasan dari Allah SWT bisa berupa bantuan yang tidak terduga datangnya, bisa juga berupa dikabulkannya doa dan keinginan yang selama ini selalu dipinta. Ustad Yusuf Mansur menghadirkan kisah orang-orang yang mendapat anugerah tidak terduga karena kebiasaan bersedekah. Ada tukang bubur ayam keliling yang mendapat hadiah naik haji, ada wanita yang sudah “pertu” (perawan tua) mendapat jodoh, ada orang yang terlilit hutang yang ditolong orang lain sehingga hutangnya lunas, dan sebagainya. Ini membuktikan bahwa memang Allah SWT membalas pemberian ummat-Nya dengan balasan yang tidak pernah ia bayangkan.
Satu hal yang pasti, Allah SWT sangat menyayangi ummat-Nya. Bersedekah atau memberi dapat mengijabah doa dan memudahkan banyak urusan. Memberi itu memang menakjubkan, giving is amazing.
Hajj – Pilgrimage to Mecca
Description
Are you going for Hajj?
Do you know someone who is going for Hajj?
This application provides a pocket reference guide to Hajj.
Download this application to learn about the various steps of Hajj and follow along as two million Muslims, your loved ones or you make this sacred journey to Mecca.
This application prepares you to talk knowledgeably about Hajj.
The application provides the user with information on:
1. Ihram
2. Umrah
3. Mina
4. Arafah
5. Muzdalifah
6. Tawaf-ul-Ifaadah
7. Rami at Jamarat
8. Tawaf ul Widaa
For each stage, the application describes the stage and includes the pertinent duaas in Arabic, their translation and transliteration.
Also provided are:
1. Practical tips on how to prepare for Hajj travels
2. A common collection of Arabic phrases
3. A section on visiting the beloved Prophet (PBUH) in Madinah
We ask you to forgive any shortcomings that we may have made in describing this beautiful journey to the sacred house of Allah.
*** There is a lot of text in this version of the app and some relevant pictures of Hajj. Updated versions of the application will provide Hajj videos ***
May Allah enable us all to do Hajj. Ameen.
...MoreThis application provides a pocket reference guide to Hajj.
Download this application to learn about the various steps of Hajj and follow along as two million Muslims, your loved ones or you make this sacred journey to Mecca.
This application prepares you to talk knowledgeably about Hajj.
The application provides the user with information on:
1. Ihram
2. Umrah
3. Mina
4. Arafah
5. Muzdalifah
6. Tawaf-ul-Ifaadah
7. Rami at Jamarat
8. Tawaf ul Widaa
For each stage, the application describes the stage and includes the pertinent duaas in Arabic, their translation and transliteration.
Also provided are:
1. Practical tips on how to prepare for Hajj travels
2. A common collection of Arabic phrases
3. A section on visiting the beloved Prophet (PBUH) in Madinah
We ask you to forgive any shortcomings that we may have made in describing this beautiful journey to the sacred house of Allah.
*** There is a lot of text in this version of the app and some relevant pictures of Hajj. Updated versions of the application will provide Hajj videos ***
May Allah enable us all to do Hajj. Ameen.
Selasa, 02 November 2010
RAHASIA UBUN UBUN DALAM QUR'AN
RAHASIA UBUN UBUN DALAM QUR'AN
Oleh Syaikh Zindani

كَلَّا لَئِنْ لَمْ يَنْتَهِ لَنَسْفَعَ بِالنَّاصِيَةِ(15)نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍ(16)
Gambar otak manusia bagian depan yang disebut Allah dalam Al Qur’an Al Karim dengan kata nashiyah (ubun-ubun).
Al-Qur’an menyifati kata nashiyah dengan kata kadzibah khathi’ah
(berdusta lagi durhaka). Allah berfirman, “(Yaitu) ubun-ubun yang
mendustakan lagi durhaka.” (Al-‘Alaq: 16)
Bagaimana mungkin ubun-ubun disebut berdusta sedangkan ia tidak
berbicara? Dan bagaimana mungkin ia disebut durhaka sedangkan ia tidak
berbuat salah?
Prof. Muhammad Yusuf Sakr memaparkan bahwa tugas bagian otak yang ada di
ubun-ubun manusia adalah mengarahkan perilaku seseorang. “Kalau orang
mau berbohong, maka keputusan diambil di frontal lobe yang bertepatan
dengan dahi dan ubun-ubunnya. Begitu juga, kalau ia mau berbuat salah,
maka keputusan juga terjadi di ubun-ubun.”
Kemudian ia memaparkan masalah ini menurut beberapa pakar ahli. Di
antaranya adalah Prof. Keith L More yang menegaskan bahwa ubun-ubun
merupakan penanggungjawab atas pertimbangan-pertimbangan tertinggi dan
pengarah perilaku manusia. Sementara organ tubuh hanyalah prajurit yang
melaksanakan keputusan-keputusan yang diambil di ubun-ubun.
Karena itu, undang-undang di sebagian negara bagian Amerika Serikat
menetapkan sanksi gembong penjahat yang merepotkan kepolisian dengan
mengangkat bagian depan dari otak (ubun-ubun) karena merupakan pusat
kendali dan instruksi, agar penjahat tersebut menjadi seperti anak kecil
penurut yang menerima perintah dari siapa saja.
Dengan mempelajari susunan organ bagian atas dahi, maka ditemukan bahwa
ia terdiri dari salah satu tulang tengkorak yang disebut frontal bone.
Tugas tulang ini adalah melindungi salah satu cuping otak yang disebut
frontal lobe. Di dalamnya terdapat sejumlah pusat neorotis yang berbeda
dari segi tempat dan fungsinya.
Lapisan depan merupakan bagian terbesar dari frontal lobe, dan tugasnya
terkait dengan pembentukan kepribadian individu. Ia dianggap sebagai
pusat tertinggi di antara pusat-pusat konsentrasi, berpikir, dan memori.
Ia memainkan peran yang terstruktur bagi kedalaman sensasi individu,
dan ia memiliki pengaruh dalam menentukan inisiasi dan kognisi.
Lapisan ini berada tepat di belakang dahi. Maksudnya, ia bersembunyi di
dalam ubun-ubun. Dengan demikian, lapisan depan itulah yang mengarahkan
sebagian tindakan manusia yang menunjukkan kepribadiannya seperti
kejujuran dan kebohongan, kebenaran dan kesalahan, dan seterusnya.
Bagian inilah yang membedakan di antara sifat-sifat tersebut, dan juga
memotivasi seseorang untuk bernisiatif melakukan kebaikan atau
kejahatan.
صورة للبروفسور كيث ال مور عالم الأجنة الكندي
Ketika Prof. Keith L Moore melansir penelitian bersama kami seputar
mukjizat ilmiah dalam ubun-ubun pada semintar internasional di Kairo, ia
tidak hanya berbicara tentang fungsi frontal lobe dalam otak
(ubun-ubun) manusia. Bahkan, pembicaraan merembet kepada fungsi
ubun-ubun pada otak hewan dengan berbagai jenis. Ia menunjukkan beberapa
gambar frontal lobe sejumlah hewan seraya menyatakan, “Penelitian
komparatif terhadap anatomi manusia dan hewan menunjukkan kesamaan
fungsi ubun-ubun.
Ternyata, ubun-ubun merupakan pusat kontrol dan pengarauh pada manusia,
sekaligus pada hewan yang memiliki otak. Seketika itu, pernyataan Prof.
Keith mengingatkan saya tentang firman Allah, “Tidak ada suatu binatang
melata pun melainkan Dia-lah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya
Tuhanku di atas jalan yang lurus.” (Hud: 56)
Beberapa hadits Nabi SAW yang bericara tentang ubun-ubun, seperti doa
Nabi SAW, “Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba
laki-laki-Mu dan anak hamba perempuan-Mu, ubun-ubunku ada di tangan-Mu…”
Juga seperti doa Nabi SAW, “Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan setiap sesuatu yang Engkau pegang ubun-ubunnya…”
Juga seperti sabda Nabi SAW, “Kuda itu diikatkan kebaikan pada ubun-ubunnya hingga hari Kiamat.”
Apabila kita menyandingkan makna nash-nash di atas, maka kita
menyimpulkan bahwa ubun-ubun merupakan pusat kontrol dan pengendali
perilaku manusia, dan juga perilaku hewan.
Makna Bahasa dan Pendapat Para Mufasir:
Allah berfirman,
كَلَّا لَئِنْ لَمْ يَنْتَهِ لَنَسْفَعَ بِالنَّاصِيَةِ(15)نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍ(16)
“Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian)
niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (yaitu) ubun-ubun orang yang berdusta
lagi durhaka.” (Al-‘Alaq: 15-16)
Kata nasfa’ berarti memegang dan menarik. Sebuah pendapat mengatakan
bahwa kata ini terambil dari kalimat safa’at asy-syamsu yang berarti
matahari mengubah wajahnya menjadi hitam. Sementara kata nashiyah
berarti bagian depan kepala atau ubun-ubun.
Mayoritas mufasir menakwili ayat bahwa sifat bohong dan durhaka itu
bukan untuk ubun-ubun, melainkan untuk empunya. Sementara ulama
selebihnya membiarkannya tanpa takwil, seperti al-Hafizh Ibnu Katsir.
Dari pendapat para mufasir tersebut, jelas bahwa mereka tidak tahu
ubun-ubun sebagai pusat pengambilan keputusan untuk berbuat bohong dan
durhaka. Hal itu yang mendorong mereka untuk menakwilinya secara jauh
dari makna tekstual. Jadi, mereka menakwili shifat dan maushuf (yang
disifati) dalam firman Allah, “Ubun-ubun yang dusta lagi durhaka” itu
sebagai mudhaf dan mudhaf ilaih. Padahal perbedaan dari segi segi bahasa
antara shifat dan maushuf dengan mudhaf dan mudhaf ilaih itu sangat
jelas.
Sementara mufasir lain membiarka nash tersebut tanpa memaksakan diri
untuk memasuki hal-hal yang belum terjangkau oleh pengetahuan mereka
pada waktu itu.
Sisi-Sisi Mukjizat Ilmiah:
Prof. Keith L Moore mengajukan argumen atas mukjizat ilmiah ini dengan
mengatakan, “Informasi-informasi yang kita ketahui tentang fungsi otak
itu sebelum pernah disebutkan sepanjang sejarah, dan kita tidak
menemukannya sama sekali dalam buku-buku kedokteran. Seandainya kita
mengumpulkan semua buku pengobatan di masa Nabi SAW dan beberapa abad
sesudahnya, maka kita tidak menemukan keterangan apapun tentang fungsi
frontal lobe atau ubun-ubun. Pembicaraan tentangnya tidak ada kecuali
dalam kitab ini (al-Qur’an al-Karim). Hal itu menunjukkan bahwa ini
adalah ilmu Allah yang pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu, dan
membuktikan bahwa Muhammad adalah Utusan Allah.
Pengetahuan tentang fungsi frontal lobe dimulai pada tahun 1842, yaitu
ketika salah seorang pekerja di Amerika tertusuk ubun-ubunnya stik, lalu
hal tersebut memengaruhi perilakunya, tetapi tidak membahayakan fungsi
tubuh yang lain. Dari sini para dokter mulai mengetahui fungsi frontal
lobe dan hubungannya dengan perilaku seseorang.
Para dokter sebelum itu meyakini bahwa bagian dari otak manusia ini
adalah area bisu yang tidak memiliki fungsi. Lalu, siapa yang Muhammad
SAW bahwa bagian dari otak ini merupakan pusat kontrol manusia dan
hewan, dan bahwa ia adalah sumber kebohongan dan kesalahan.
Para mufasir besar terpaksa menakwili nash yang jelas bagi mereka ini
karena mereka belum memahami rahasianya, dengan tujuan untuk melindungi
Al Qur’an dari pendustaan manusia yang jahil terhadap hakikat ini di
sepanjang zaman yang lalu. Sementara kita melihat masalah ini sangat
jelas di dalam Kita Allah dan Sunnah Rasulullah SAW, bahwa ubun-ubun
merupakan pusat kontrol dan pengarah dalam diri orang dan hewan.
Jadi, siapa yang memberitahu Muhammad SAW di antara seluruh umat di bumi
ini tentang rahasia dan hakikat tersebut? Itulah pengetahuan Allah yang
tidak datang kepadanya kebatilan dari arah depan dan belakangnya, dan
itu merupakan bukti dari Allah bahwa Al Qur’an itu berasal dari
sisi-Nya, karena ia diturunkan dengan pengetahuan-Nya.
Langganan:
Postingan (Atom)