محمد نور توفيق

محمد نور توفيق
إِنَّ الْحَمْدَ لِلّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُYAA MUQOLLIBAL QULUUB TSABBIT QOLBII 'ALAA DIINIKA "WAHAI YANG MEMBOLAK-BALIKKAN HATI, TEGUHKAN HATIKU PADA AGAMA-MU" Segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya, kita meminta pertolongan kepada-Nya, kita meminta ampunan kepada-Nya dan bertaubat kepada-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari kejelekan diri kita dan dari keburukan amal-amal kita. Barang siapa yang diberi petunjuk Allah maka tidak ada yang dapat menyesatkannya. Dan barang siapa yang disesatkan maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada beliau, keluarganya, para sahabatnya, dan seluruh pengikut mereka yang setia hingga akhir masa. Amma ba’du. http://shohibulummah.blogspot.com/ facebook : muhammadnurtaufiq@rocketmail.

Rabu, 10 November 2010

Memahami Gempa dan Gunung Erupsi Menurut Sains dan Quran.

Memahami Gempa dan Gunung Erupsi Menurut Sains dan Quran.

oleh "KATA-KATA HIKMAH" pada 11 November 2010 jam 7:52
 Sahabat Hikmah…
Disamping musibah yang tengah melanda di negeri ini,
Dengan adanya gempa di ikuti tsunami di kepulauan mentawai,
Dan Gunung Merapi yang terus erupsi.
Marilah kita mengambil HIKMAH...
Mengapa mesti ada gempa dan gunung yang erupsi ?

Para ahli geologi telah mengetahui bahwa yang berpengaruh besar dalam sejarah pembentukan bumi adalah munculnya rangkaian gunung. Munculnya relief gunung akan mempengaruhi keseimbangan lautan dan benua, menghilangkan beberapa bagian bumi yang tinggi dan menumbuhkan bagian-bagian yang baru.

Profesor Siaveda, ahli geologi kelautan terbaik di Jepang dan ilmuwan terkemuka, pernah mengungkapkan bahwa ”Gunung-gunung terpancang demikian kuat di bumi, mereka menembus jauh ke dalam bumi dan mempunyai akar (seperti pasak). Baik pegunungan darat dan laut sama-sama memiliki akar untuk menyangga mereka.”

Gunung-gunung yang hanya muncul sebagian kecilnya saja di atas bumi ini juga memiliki fungsi amat signifikan untuk menstabilkan kulit bumi. Telah terbukti bahwa yang paling mendasar dari perubahan-perubahan geologi adalah lipatan bumi yang asalnya dari rangkaian gunung. Lipatan tanah mengambil ’tempat duduk’ di atas relief, dan dimensinya berbeda-beda, sampai beberapa kilometer bahkan beberapa puluh kilometer. Dari fenomena lipatan inilah kulit bumi menjadi stabil.


1500 tahun yang lalu sebelum para ahli mengetahui, keterangan tentang terpancangnya gunung-gunung sebagai pasak yang menstabilkan bumi telah ditegaskan oleh Allah subhanahu wa ta’ala yang berfirman kepada Nabi yang buta huruf melalui Malaikat Jibril (yang artinya) :

”Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.” (Al Quran Surat Luqman ayat 10)


”Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.” ( Al Quran surat Al Anbiya ayat 31)


"Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan dan gunung-gunung sebagai pasak? "(Al Quran Surat An Naba ayat 6-7)

Bisa dibayangkan tanpa adanya gunung yang erupsi, maka bumi yang di dalamnya ada magma yang sangat panas, pasti bumi akan selalu berguncang hebat  bahkan hancur berantakan. Dan pergeseran bumi pada lipatan bumi adalah elastisitas kulit bumi yang menyikapi menggelegarnya isi bumi. Bahkan dalam Al Quran digambarkan gunung (yang merupakan dataran tinggi sehingga berbentuk pulau di daratan) berjalan seperti jalannya awan yang menggambarka elastisitas kulit bumi.

”Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Al Quran Surat An Naml ayat 88)


Dengan memahami ini, insya Allah kita akan memaklumi setiap musibah gempa dan gunung yang erupsi. Alam ini tidak berjalan dengan sendirinya, semuanya atas kehendak Allah, dan Dia telah berbuat yang terbaik untuk manusia.

 ”Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Al Quran Surat Al baqarah ayat 216)

Hikmah yang lain
Kita bisa membayangkan, bagaimana komentar masyarakat jahiliyah saat itu yang mendapat ayat-ayat tersebut, mereka mengatakan Rasulullah Muhammad shalallaahu ’alaihi wa sallam sebagai orang gila.


”Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengar Al Qur'an dan mereka berkata: "Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila". (Al Quran Surat Al Qalam ayat 51)

 Al Quran benar-benar akan menjadi mukjizat bagi manusia modern, karena berbagai misteri yang ada dalam Al Quran akan bayak terbukti seiring berkembaangnya ilmu pengetahuan.


”Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur'an itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu? ( Al Quran Surat Fushilat ayat 53)


Tetapi banyak manusia yang membaca dan mempelajari Al Quran tetapi tidak berpengaruh bagi keimanan mereka, karena hatinya keras membatu.

" Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan. (Q.S. Al-Baqarah: 74) 

 Dan Allah menyindir manusia yang demikian bahwa Gunnung pun punya perasaan dan rasa takut kepada Allah.

 ”Kalau sekiranya Kami menurunkan Al Qur'an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.” (Al Quran surat Al Hasyr ayat 21)


Semoga Allah selalu memberikan HIKMAH kepada kita.

 ”Allah menganugrahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Qur'an dan As Sunnah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa yang dianugrahi al hikmah itu, ia benar-benar telah dianugrahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah).” (Al Quran Surat Al Baqarah ayat 269)

 Wallahu a’lam bishowab

 O.F.A

Telah ditulis di blog KATA-KATA HIKMAH:
http://kata2hikmah0fa.wordpress.com/2010/11/10/memahami-gempa-dan-gunung-erupsi-menurut-sains-dan-quran/
http://kata2-hikmah-ofa.blogspot.com/2010/11/memahami-gempa-dan-gunung-erupsi-menurt.html

********************************************************
SUKA dengan TULISAN di atas ? TULISKAN KOMENTARmu Sahabat!!
SILAHKAN DISHARE ke sahabat2 lainnya ...dengan menekan  "share/Bagikan"

"Barang siapa MENUNJUKKAN pada KEBAIKAN ,maka baginya PAHALA sepertiorang yang MELAKUKANnya ." (HR.Muslim)
********************************************************

Tidak ada komentar:

Posting Komentar